Tuesday, March 31, 2009

Menggugat misi Gereja.

Menggugat misi Gereja.
Posted by Lucky.R on October 3, 2000, 4:32 am
192.87.165.62

Berbicara "misi" itu menyentuh "our very being" yakni keberadaan yang paling dasar sebagai Gereja. sebab gereja tanpa misi itu mati, gereja hanya punya arti apabila ia berguna dan berfungsi itulah misi,..oleh sebab itu apabila misi itu ada gangguan itu berarti gereja itu sedang mengalami "krisis".
Gangguan yang dimaksud adalah tujuan misi itu tidak jelas,..sebab pada kenyataannya citra gereja hanya memperjuangkan eksistensi,survival dan kepentingan sendiri. sehingga gereja terjebak pada sikap self-glorification. maka jangan heran diantara kehidupan jemaat terjadi jurang perbedaan yang sangat dalam. bahkan didalamnya saling mempengaruhi, dan menjatuhkan satu dengan yang lain. Ironisnya antar pendeta-pendeta dan antar gereja-gereja terdorong mempraktekan persaingan dan pendomestikasian umat.
Oleh sebab itu sungguh menarik disertasi Pdt.Nico Gara yang berhasil meraih gelar doktor dengan topik "Ibadah adalah pangkalan misi" yang didalamnya memberi peluang fungsi gereja berperan lebih luas agar tidak terjebak pada krisis bermisi, dimana paradigma misi pelayanan GMIM yang selama ini jemaat dijadikan objek dan sasaran firman dari pada pelaku firman, akibatnya jemaat sulit memecahkan persoalan disekitarnya berdasarkan Firman.
Menjadikan umat sebagai pelaku firman itu berarti jemaat yang sudah dewasa, hal itu apabila dilihat perjalan misi GMIM yang berusia 66 tahun sudah saatnya merubah paradigma baru dalam hal bermisi didalam peribadatan. Penerapan ini tentu berbarengan dengan kwalitas dan kemampuan pelayan itu sendiri yang dapat menempatkan misi itu sesuai kebutuhan yang ada, hal ini saya kemukakan sebab kebutuhan satu jemaat berbeda dengan jemaat yang lain khusus masalah kedewasaan iman. Sebuah jemaat yang baru bagi saya masih memerlukan pengetahuan dan bimbingan iman dengan demikian misi itu tidak lepas menjadikan jemaat sebagai objek. Bagi mereka penerapan dialektis bermisi melalui cara kehidupan mereka.
Apabila dibandingkan dengan suatu jemaat yang sudah dewasa maka dialektis itu sesuai dengan persoalan yang sedang dan akan terjadi dengan demikian jemaat yang sudah dewasa mereka itu sendirilah yang bersama-sama dapat memecahkan persoalan berdasarkan terang alkitab. Akhirnya saya mengucapkan selamat kepada Pdt DR.Nico Gara.MA (Sekertaris Umum GMIM) yang meraih Gelar Doktor pertama dilingkungan GMIM.
salam dan doa
=====

Re: Menggugat misi Gereja.
Posted by H. M on October 6, 2000, 9:18 pm, in reply to "Menggugat misi Gereja."
141.155.112.147

Perkembangan gereja2 dewasa ini di Indonesia terkesan adanya sikap yang tidak menyentuh pada toleran yang terdalam dalam eksistensi dari misinya. Sehingga masing2 merasa dialah yang paling hebat, benar, besar dan terbaik bahkan tersuper.
Sebenarnya kalau gereja2 menyadari arti dan makna dari misi itu sendiri, seperti bersaksi dan pelayanan dalam kerendahan diri, maka gereja2 ditengah dunia ini akan menuju pada ke-Esaan yang murni dan yang diharapkan oleh Kepala Gereja itu sendiri, yaitu Yesus Kristus.

Salam Sejahtera
=====

Re: Menggugat misi Gereja.
Posted by Ben Arto on October 6, 2000, 4:26 pm, in reply to "Menggugat misi Gereja."
134.117.17.10

Menarik gugatan mengenai misi ini:
1. Memang kenyataan banyak oknum yang memanfaatkan gereja sebagai jembatan ke panggung politik.
2. Tidak salah bahwa dalam pelayanannya, gereja masih pilih-pilih kasih: Yang dilayani hanya yang orang Kristen.
3. Begitulah nasibnya bahwa dalam ibadah Majelis gereja lebe banyak baku rebe duduk di muka, daripada melayani jemaat.
4. Memang betul, uang persembahan masih lebih banyak digunakan untuk beli seragam para majelis.
5. Mungkin juga orang ke gereja hanya mengikuti trend, supaya nyanda dibilang atheos.
6. Disadari antar gereja saling baku hantam.
7. Jelas sekali dalam satu jemaat, pimpinan gereja suka cekcok.
8. Bukan rahasia, bahwa beberapa penteda yang sering berhotbah berbau sara.
9. Ada beberapa pendeta yang lebe suka bahotbah di kebaktian pa orang kaya, daripada pigi berdoa pa orang miskin yang sakit.
Ini memang kenyataan. Tapi toch kita (= saya, = kami, = kita) nyanda punya hak untuk menghakimi semuanya itu.

Ben Arto
=====

Memberdayakan Jemaat
Posted by Lucky.R on October 8, 2000, 6:50 am, in reply to "Re: Menggugat misi Gereja."
213.194.33.34

Bung Arto,
Pemaparanmu membuka kembali benalu-benalu yang sudah terlihat lama, namun apa daya kita tidak bisa berbuat apa-apa, dan hemat saya kita jangan menghakimi tetapi setidaknya diskusi ini dapat mencari jalan keluar dari konflik-konflik internal gereja yang bertendensi rebut jemaat dengan isu-isu saling menjatuhkan satu dengan yang lain dari pada memberdayakan Jemaat Tuhan menjalankan syalom. Pengamatan Ben Arto merupakan satu dari sekian banyak keprihatinan kita sehingga menciptakan kecurigaan dan dimanfaatkan oleh orang lain. Di lain pihak pemberdayaan jemaat sesuai Firman Tuhan diinterpretasikan salah membuat jemaat diperdaya bukan memberdayakan jemaat.Saya bersyukur para birokrat,konglomerat dan teknokrat terlibat dan mengambil bagian dalam pelayanan gereja itu berarti gereja menjadi tempat untuk menyaksikan Missio Dei, tetapi bukan berarti misi itu tergantung pada " krat-krat tersebut" .
salam dan doa
=====

No comments: